Dpw Hipakad’63 Sumut Mengecam Dan Mengutuk Keras Kejadian Bom Bunuh Diri Di Makassar

 

Foto, dokumentasi hipakad

Medan | Baranewssumut : Bumi Pertiwi dikagetkan dengan Kejadian Aksi Bom Bunuh Diri yang Terjadi di Depan Gereja Katedral Makassar pada Minggu ( 28-03-2021 ). Terlepas apa motifnya hal itu tidak bisa dibiarkan karena telah menimbulkan banyak korban baik korban jiwa ( pelaku ), masyarakat maupun kerusakan dan trauma terhadap masyarakat sekitar.

Hal ini mendapat sorotan yang keras dari Ketua DPW HIPAKAD 63 SUMUT Eddy Soesanto, Amd, saat pantauan Reporter baranews di sela-sela melakukan kegiaatan pembagian masker di batang kuis (minggu, 28/03/2021). Beliau sangat mengecam keras kejadian tersebut dan meminta kepolisian dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme ( BNPT ) untuk mengusut tuntas masalah ini karena Disinyalir masih adanya jaringan Terorisme Aktif baik di Makassar maupun di seluruh Indonesia.

Beliau juga meminta Cyber Crime Polri Untuk memantau perkembangan Media Sosial terkait dengan Terorisme dan jaringan terselubung terorisme yang masih aktif di Dunia Maya. Terorisme itu bukanlah keyakinan sebuah agama, karena setiap agama selalu mengajarkan kasih sayang antar sesama manusia di muka bumi ini, tambah Eddy.

Terorisme dapat dicegah dan dihindari dengan cara memberikan pendidikan agama yang tepat dan sesuai dengan perkembangan zaman dan dimulai dari lingkungan terkecil yaitu keluarga, tetangga dan masyarakat. Jika kita melihat adanya jaringan-jaringan / komunitas yang mencurigakan agar segera melaporkan kepada Kepala Lingkungan, Kelurahan, Kepolisian setempat, Koramil dan HIPAKAD 63 setempat siap membantu agar penyebaran terorisme bisa dibendung.

Komitment HIPAKAD 63 sudah sangat jelas yaitu NKRI HARGA MATI dan mengutamakan nilai-nilai kemanusiaan yang humanis & bersahabat.
Eddy mengakhiri sambutannya dengan mengajak seluruh elemen bangsa untuk lebih menjaga toleransi dengan sesama umat beragama, antar agama, suku, ras dan antar golongan untuk sama-sama menjaga bumi Pertiwi agar terbebas dari faham Terorisme sehingga Indonesia dapat Menjadi Negara Maju dan Jaya.

Bom Bunuh Diri Bukanlah Solusi atas nama agama apapun dan Kelompok apapun karena Indonesia terdiri dari berbagai agama, suku, ras dan antar golongan, mari kita jaga NKRI dari Pengaruh Terorisme!.

(Red.sumut*)
Sumber : (RIM)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed