oleh

Ediyusu Laoli Anak korban penikaman di desa lahemo minta Kapolsek Gido menangkap AN yang telah dpo dua tahun lalu

Nias Sumut
ediyusu Laoli anak kandung dari Fatiaro Laoli korban penikaman Didesa lahemo dusun 3 kecamatan gido kabupaten Nias Sumatera Utara 2 Juni 2021

Meminta kepada Kapolres Nias melalui penyidik Polsek gido menangkap AN alias Ama canda umur 45 tahun oknum tersangka yang telah di tetapkan DPO data pencarian orang dengan kasus penikaman pada tanggal 23 Mei 2019 dengan
Nomor : DPO / 7 / VII / 2019/ Reskrim

Ediyus menyatakan bahwa saya tidak nyaman dalam menjalankan aktivitas sehari hari dan sangat mengancam nyawa kami sekeluarga yang dimana Oknum pelaku atau DPO tersebut masih berkeliaran diwilayah lingkup kecamatan gido dan kecamatan idanogawo apalagi sampai saat ini rumah kami tidak di tempati lagi hanya gara gara kasus ini

Ediyus Laoli berharap kepada penegak hukum bapak kapolres Nias dan jajarannya agar dapat mencari dan menangkap oknum DPO tersebut untuk di proses secara hukum yang berlaku di kesatuan republik Indonesia

Setelah di konfirmasi kepada humas polres Nias kabagsu iptu yadsen hulu melalui whatsapp pada hari Senin 1 Juni 2021 menyatakan bahwa akan meneruskan kepada Kapolsek gido

Setelah mendapat informasi dari Kapolsek gido pada hari Selasa 2 Juni 2021 melalui whatsapp menyatakan bahwa Kasus sudah Kita tangani,dan telah di tetapkan tersangka DPO Polsek Gido

Terakhir info tersangka ada diwilayah hukum Polsek Idanogawo,namun setelah Kita lakukan pencarian,ternyata pelaku sudah pergi dari Wilayah Idanogawo dan skrg sedang dicari info keberadaan pelaku tersebut

Kapolsek gido menghimbau atau berpesan kepada masyarakat bagi yang mengetahui keberadaan oknum DPO tersebut agar melaporkan kepada pihak Polsek gido atau Polsek terdekat

Penulis: Feliks war

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed