Perjudian Sabung Ayam Dan Dadu Di Desa Tambak Rejo Jombang Semakin Meresahkan

 

JOMBANG |  Wilayah hukum polres Jombang di Dusun Tambak Beras Desa Tambak Rejo jadi sorotan. Perjudian Sabung Ayam dan Dadu semakin meresahkan, terkesan ada pembiaran dari aparat penegak hukum dan pemerintahan desa setempat, di karenakan sudah semakin menjadi jadi.

Padahal kota Jombang merupakan sentral Pondok- Pesantren Terkemuka di Indonesia, di desa tambak rejo dusun tambak beras juga ada pondok ternama Bahrul ulum Jombang, tapi anehnya Perjudian Sabung ayam dan Dadu ada di desa tersebut” malah tumbuh subur hampir tiap-tiap Kecamatan terbuka praktek- praktek perjudian yang meresahkan para tokoh Agama, Pondok pesantren dan Warga masyarakat.

Pasalnya, dalam pantauan awak media di Dusun Tambak Beras Desa Tambak Rejo,hari sabtu,(14-05-2022). di lapangan, lokasi Perjudian Sabung ayam yang ada di wilayah kecamatan Jombang kabupaten Jombang tersebut,masih berjalan normal seperti biasa buka perjudian sabung ayam” terlihat di sekitar lokasi sambung ayam banyak penitipan sepeda motor dan mobil terparkir.

Terkesan bahwa perjudian Sabung ayam dan Dadu di dusun Tambak Beras desa Tambak Rejo berjalan lancar dan aman aman saja,seperti ada permainan antara panitia perjudian dengan aparat penegak hukum, karena tidak ada penegakan hukum, seakan- akan ada pembiaran dan tutup-mata, tidak ada reaksi apapun sehingga jadi sebuah Pertanyaan serius Warga masyarakat ada apakah di balik Perjudian sabung Ayam dan judi dadu bisa aman?

Hal senada juga di ucapkan oleh narasumber yang di temui awak media tidak jauh dari lokasi sabung ayam, mengatakan,Sabtu, (14/05/2022).
Bila perjudian sabung ayam dan perjudian dadu di biarkan buka terus ,yang di dikuatirkan dampak negatifnya bisa merusak masa depan regenerasi muda Yang akan datang dan bisa mempengaruhi di lingkungan pondok pesantren maupun anak pelajar,hal ini harus di pahami.

Dengan harapan kepada pihak terkait atau aparat penegak hukum bertindak dengan lebih cepat, lebih baik sebelum perjudian sabung ayam itu menerjang para regenerasi muda dan para anak didik,ini yang harus di Selamatkan demi masa depannya putra-putri anak bangsa Indonesia, ungkapnya.(tfk)

Jangan Lewatkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.