oleh

Slank Akan Meriahkan Hari Jadi Tapanuli Utara Ke-77 Memicu Percepatan Ekonomi, Rijon Manalu : Ekonomi Siapa?

Gambar | Artis Penyanyi Akan Memeriah Hari Jadi Taput Ke-77

Baranewssumut.com | TAPUT – Hari Jadi Kabupaten Tapanuli Utara akan dimeriahkan oleh grup penyanyi papan atas Band Slank dan Artis Batak Komunitas Jati Bening. Hal ini menimbulkan banyak komentar prokontra dari netizen masyarakat Taput.  Hendra Gunawan Kaban sebagai Promotor yang dipercaya meng-handle dan mengundang Slank dalam kegiatan hari Jadi TAPUT tersebut mendatangkan Band SLANK, menyatakan dibeberapa Media Online  bahwa kegiatan tersebut pemicu percepatan ekonomi. (28/9/2022)

Rijon Manalu Kordinator KOMPAK (Koalisi Masyarakt Penegak Keadilan ) menanggapi pernyataan panitia Hari Jadi Taput tersebut, bahwa hal itu adalah pemborosan.

“ Itu terlalu sumir apalagi dengan mengklaim yang di untungkan seluruh rakyat Tapanuli Utara, Ekonomi Siapa? Rakyat yang mana? Rakyat Taput itu 320.000 jiwa lebih. Analisanya sangat sederhana hari jadi Taput yang ke-77 menghabiskan berapa banyak Dana untuk segmen entertament (Hiburan), menghadirkan Artis dan Musisi sekelas SLANK bukan harga yang murah. Informasi yang saya dapat kalau SLANK itu manggung diluar pulau Jawa membutuhkan dana kisaran 700 juta sampai 1 milyar,, terus menghadirkan Komunitas Artis Jati Bening ini kan pasti mengeluarkan Dana yang pantastis. Lalu dampaknya apa ke masyarakat dan kabupaten Taput…? “ Jelas Rijon Manalu.(29-10-2022)

Rijon juga mengatakan alangkah baiknya jika Dana tersebut untuk digunakan untuk mengembangkan Pertanian masyarakat dan  mengembangkan potensi  seniman-seniman Lokal.

“ Jika Dana tersebut di konversi untuk kebutuhan petani yang sulit mendapatkan pupuk bersubsidi dan mahalnya pupuk non subsidi pasti rakyat akan lebih sejahtera, itu lebih meningakt ekonomi. Bagaimana jika dana untuk mendatangkan artis itu dialokasikan untuk mengembangkan artis lokal di Taput agar Go Nasional? Tentu lebih berdampak positif,” pungkasnya.

Gambar | Hendra Gunawan Kaban Panitia Penyelenggara Kegiatan Hari Jadi Taput Ke-77

Menurutnya, bahwa faktanya panitia hari jadi lebih melihat sisi yang bersifat sementara tanpa memikirkan dampak jangka panjang. Hiburan dengan mendatangkan artis berkelas nasional bahkan internasional tidak akan bisa membantu ekonomi masyarakat yang sedang lesu, apalagi mengobati hati ribuan rakyat yang melamar calon perangkat desa tapi harus tersakiti oleh sistem yang sangat merugikan peserta.

Rijon Juga mempertegas bahwa  Hari jadi Taput dengan pemborosan Dana, yang merupakan kebijakan yang tidak berpihak kepada Rakyat Jelata, Kaum Marhaen, Petani Desa dan masyarakat ekonomi lemah.

Harapan kedepannya pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara lebih berpihak kepada Masyarakat Taput dalam wujud membangun jangka panjang bukan hanya bersifat sementara.

(TS)

Jangan Lewatkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *