oleh

Sugianto Penggali Kubur Dusun 3 di Desa Dagang Kerawan Digantikan Tanpa Sepengetahuan Diri’nya, Ini Penyebab’nya…

Photo, desi saat menunjukan surat surat dari desa di ruang tamu nya

Deli Serdang | Bara News :
Menyikapi pemberitaan yang virall di kecamatan tanjung morawa terkait seorang penggali kubur di dusun 3 gang musholla desa dagang kerawan, Kecamatan tanjung morawa, bahwa BPJS yg tidak bisa diklaim, disebabkan salah satu syarat yg harus di lengkapi keluarga almarhum Sugianto adalah SK 2021 sebagai penetapan nama-nama bilal jenazah dan penggali kubur di kecamatan tanjung morawa, kabupaten deli serdang tahun 2021 yg di minta oleh pihak BPJS ketenagakerjaan agar dapat mengklaim dana santunan kematian berkisar Rp25.000.000.00,-.

Sikap kepala dusun 3 desa dagang kerawan, kecamatan tanjung morawa, inisial B sangat disayangkan sekali, memberhentikan(merevisi, pergantian.red) almarhum Sugianto semasa hidup nya di gantikan oleh inisial SC sebagai Bilal mayit tanpa sepengetahuan almarhum Sugianto sebelumnya, disebabkan karena sakit.

Sebagai mana Darwin Zein menyebutkan di salah satu media online, mengatakan “Kebijakan bawahannya tersebut tidak bisa sementara merta memberhentikan almarhum Sugianto dari pekerjaan nya sebagai penggali kubur terlebih Sugianto saat itu karena kondisi sakit” sebutnya..

“Siapa yang mengusulkan untuk diganti? ‘Kapala Desa’, gak bolehlah, waktu dia masih hidup wajib diselesaikan terlebih dahulu hak-haknya,” kata Darwin Zein, Jumat(17/9) di aula Cendana kantor Bupati Deli Serdang.

Sikap kadus menggantikan Sugianto semasa hidupnya sebagai penggali kubur yg harus bertanggung jawab, bahwa almarhum Sugianto semena-mena di gantikan oleh kadus dusun 3 desa dagang kerawan dgn orang lain tanpa sepengetahuan dirinya semasa hidup almarhum tersebut, tanpa ada surat pergantian, atau surat pengalihan pekerjaan sebagai penggali kubur yg diterima beliau, sementara Darwin Zein, Sekretaris Daerah Pemkab Deli Serdang, menekan kan hal tersebut belum bisa digantikan dalam keadaan sakit.

Saat di konfirmasi Sekcam Ibnu Hajar oleh bara news, lewat via whatsapp kalau dirinya di angkat jadi sekcam dilantik pada tanggal 7 November 2020.

Sedangkan permasalahan almarhum Sugianto di gantikan di bulan desember 2020 sejak masuk rumah sakit dibulan desember di rumah sakit Medistra, dan dibulan 01/2021 almarhum Sugianto Sehat wal’afiat dan menerima gaji sampai bulan 04/2021, dan hal ini pun tidak diketahui Detail oleh sekcam permasalahan yg di hadapi almarhum, sejak tanggal Sekcam di lantik hingga saat ini, pertanyaannya, apakah itu sebagai hak jawab Ibnu Hajar sebagai sekcam, setidaknya orang yg punya kepentingan lah yg harus Bijak menyikapi permasalah keluarga almarhum tersebut.

Camat dikonfirmasi lewat via whatsapp, mengatakan “Desember 2020 yang bersangkutan sudah diganti oleh Buk Kades Dagang Kerawan alasanya beliau karena tidak bisa lagi bekerja sebagai penggali kubur KITA HANYA MENERUSKAN SURAT PEMBERHENTIAN DARI BUK KADES PAK.

Dasar awal pemberhentian almarhum Sugianto, adalah kebijakan dari kepala dusun 3 desa dagang kerawan tanpa ada surat pemberhentian, pengalihan yg di tanda tangani bersangkutan almarhum Sugianto. Saat di konfirmasi via whatsapp oleh bara news, menanyakan hal surat pemberhentian almarhun tersebut, kepada kapala dusun 3 desa dagang kerawan inisial B jawabnya “Sama sama bang, terimah kasih atas waktunya dan keterangan abang td menjadi ilmu sama saya, kalau ada waktu senggang saya akan luang kan waktu untuk bertemu dengan abang,  sekali lagi terimah kasih , selamat malam”, ujarnya pukul.23.30 wib (kamis,23 sep’ 2021).

Photo, surat keterangan aktif Sugianto bekerja sebagai penggali kubur 2019sd2021

Sementara Desi Syafitri(32) anak almarhum Sugianto menunjukkan surat sepotong dari desa diruang tamu rumahnya, bahwasanya surat keterangan nomor 881/3402/DK-VII/2021 dari Kepala desa dagang kerawan, kecamatan Tanjung Morawa Menerangkan bahwa nama tersebut di atas (Sugianto.red). Sepengetahuan kami benar bekerja sebagai penggali kubur sejak tahun 2019 sampai dengan Juni 2021 di desa dagang kerawan dan telah meninggal dunia pd tanggal 11 Juni 2021, surat keterangan ini dipergunakan untuk melengkapi persyaratan administrasi ke BPJS Ketenagakerjaan, dan surat keterangan ini ditanda tangani kepala desa dagang kerawan, Hj.Jamilah.

Artinya, sejak surat keterangan kapala desa dagang kerawan diterbitkan, menunjukkan bahwasanya almarhum Sugianto dinyatakan masih aktif bekerja sebagai penggali kubur dari tahun 2019 hingga juni 2021. Dan anehnya..  kadus dusun 3 desa dagang kerawan memberhentikan(merevisi, pergantian, pengalihan.red) almarhum Sugianto di bulan desember 2020, sementara surat keterangan yg dimaksud diatas menunjukan almarhum sugianto masih aktif bekerja sebagai penggali kubur di bulan juni 2021 yg diterbitkan Hj.Jamilah kepala desa dagang kerawan.

Anak almarhum saat dimintai keterangan Desi Syafitri(32), menjelaskan kepada bara news, mengatakan “yang ngurus sebelum buk dewi ini, pengganti bapak ini namanya buk Sari, dia lah yg ganti bapak itu dengan Dasar dari Desa, buk dewi dia baru menjabat di kesos, dia enggak tau, tau nya itu, ditunjukkanlah bukti-buktinya, memang enggak ada surat pengunduran diri bpk, tapi cuma pengalihan ini Desi, katanya, dari bapak mu ke pak Sucipto”, jelas Desi pukul.20.29 wib.

Desi mengungkapkan bahwa surat pengalihan di buat sendiri, dan itu ada di kesos, belum ada kepastianlah tidak ada etikat baik orang desa sampai sekarang, dan di BPJS ini cuma SK aja yg di minta,” Sambung Desi

Dan harapan Desi Syafitri(32) kepada pihak yg terkait, Berharap di terbitkan lah SK almarhum Sugianto di tahun 2021 sebagai syarat untuk bisa mengklaim BPJS “ya.. hak bapak ku ajalah keluar kan SK nya, kami enggak minta apa-apa lo..bang, kalau masalah orang itu apa sama kami itu biar Allah lah yg balas,”, harap Desi Syafitri.

Laporan : Ahmad jais sembiring

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed