oleh

Surat Rekomendasi Camat Mandrehe Barat Menimbulkan Polemik dan Penolakan Masyarakat.

Baranews.com  Nias Barat- Pemerintah Desa Lasarabagawu bersama masyarakat telah melakukan pemilihan panitia penjaringan perangkat desa sesuai musyawarah bersama.

Panitia penjaringan dan penyaringan telah melaksanakan tugas dan fungsinya untuk memilih calon Perangkat desa sesuai aturan dan regulasi panitia penjaringan 16/08/2022.

Dengan tahap seleksi berkas, dan beberapa poin kemampuan bakal calon Aparat desa, panitia penjaringan pengisian perangkat desa telah membuatkan hasil sesuai penilaian Rabu,21/09/2022

Sesuai hasil penilaian panitia penjaringan beberapa bakal calon Aparat desa terpilih calon sekretaris Sosiologi gulo, kaur pemerintahan/ bendahara Sokhiwoloo gulo.

Kemudian Panitia penjaringan memberikan hasil tersebut kepada Kepala desa.
Kepala desa menyetujui dan sepakat hasil yang dihunjuk Panitia penjaringan.

Selanjutnya Kepala desa menyampaikan kepada Camat Mandrehe Barat hasil dari kerja Panitia Penjaringan Pengisian Perangkat Desa untuk direkomendasikan sebagai perangkat desa, setelah konsultasi kepada Camat.

Namun, Camat Mandrehe Barat Sawato Gulo, S.H, pada tanggal 05/09/2022 mengeluarkan surat rekomendasi calon Perangkat desa yang tidak sesuai hasil panitia penjaringan pengisian perangkat desa.

Setelah keluar surat rekomendasi dari camat kepala desa langsung mengundang panitia penjaringan untuk dibahas.

Dalam hasil pembahasan tersebut panitia penjaringan pengisian perangkat desa penolak rekomendasi camat tersebut dengan alasan calon yang direkomendasikan camat atas nama Aguslinus Waruwu sebagi calon sekretaris menemukan kelemahan dalam berkas surat permohonan menjadi perangkat desa tidak ditulis dengan tangan atau ciplak dari komputer, pernah mengundurkan diri sebagai perangkat desa sebelumnya atas permintaan sendiri pada tahun 20/10/2017.

Kemudian atas nama Aguslinus Waruwu telah bergabung sebagai pengurus/ anggota Partai Politik, sehingga panitia penjaringan penolak surat rekomendasi dari camat dengan beberapa alasan yang tertera di atas.

Menurut tanggapan Ketua BPD Arieli Gulo, calon yang direkomendasikan camat tersebut tidak jelih, atau tidak sesuai hasil panitia panitia penjaringan dalam mengeluarkan surat rekomendasi.
kalau bisa camat itu lebih baik jadi Kadesnya tegasnya.

” Sehingga rekomendasi camat tersebut menimbulkan kegaduhan, dan polemik di tengah-tengah masyarakat, karena calon yang direkomendasikan tersebut tidak sesuai harapan masyarakat, dan tidak membawa keharmonisan desa.

Salah seorang tokoh adat Lasarabagawu Tukari Gulo, menuturkan bahwa surat rekomendasi camat Plt Sawato Gulo tidak sesuai harapan aspirasi kami masyarakat dimana, rekomendasi tersebut Oknum yang notabennya pernah menjadi Aparat desa sebelumnya, dan tidak mampu menunjukkan sikap dedikasi yang baik ketika berhadap dengan Masalah saat menjalankan tugasnya, justru yang bersangkutan memilih mengundurkan diri.

Menurut Ketua Panitia Penjaringan Hatisaro Gulo menjelaskan surat rekomendasi camat itu perlu dipertanyakan? karena oknum yang direkomendasikan itu sudah masuk anggota partai politik, sudah ada bukti kok, ngapain dipertahankan Camat Oknum tersebut tegasnya

Perlu diingat loh, Pak Camat, atas nama Aguslinus Waruwu itu, sebelum mencalonkan perangkat desa sudah membuat surat pernyataan tidak terlibat sebagai pengurus/ anggota partai politik diatas materai cukup.

“Kita duga camat ini merekomendasi dari keluarga tepatnya sebagai keponakannya tuturnya.

Sesuai harapan masyarakat hasil yang di tetapkan oleh panitia penjaringan perangkat desa bersama kepala desa ditetapkan sehingga tidak menimbulkan kegaduhan dan perpecahan ditengah-tengah masyarakat. (AD)

Jangan Lewatkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.